Peningkatan kemandirian pengelolaan sampah penunjang pelayanan jiwa dan logistik gizi
Peningkatan kemandirian pengelolaan sampah penunjang pelayanan jiwa dan logistik gizi
RSUD Prembun sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan akan menghasilkan berbagai jenis limbah dari operasionalnya. Salah satu jenis limbah yang dihasilkan adalah sampah organik berupa sisa hasil olahan dapur dari pelayanan instalasi Gizi. Timbulan sampah organik yang tidak dilakukan pengolahan dengan baik selain akan menimbulkan dampak negatif seperti kontaminasi lingkungan juga menambah beban anggaran dari pengolahan sampah yang harus dikeluarkan oleh rumah sakit. Oleh karena itu perlu dilakukan pengolahan sampah secara mandiri di rumah sakit. Beberapa kegiatan pengolahan sampah mandiri yang dapat dilakukan yaitu kegiatan komposting, pembuatan produk-produk ramah lingkungan, pemanfaatan sisa makanan untuk ternak. Dengan kegiatan pengolahan mandiri sampah diharapkan dapat mengurangi beban anggaran rumah sakit serta dapat menunjang pelayanan yang ada di rumah sakit seperti salah satunya yaitu pelayanan kesehatan jiwa. Pelayanan pasien jiwa rawat inap membutuhkan terapi berupa kegiatan terapi aktifitas kelompok (TAK) di pelayanan kesehatan jiwa maka pasien dari bangsal nusa indah dapat dilibatkan untuk melakukan pengolahan sampah mandiri.
Kegiatan pengelolaan limbah yang berasal dari dapur dan taman di RS menghasilkan berbagai produk diantaranya adalah kompos cair dan kompos padat serta pemanfaatan sampah digunakan untuk pakan ternak sperti bebek dan kelinci.
Kegiatan pemanfaatan limbah untuk pakan ternak dan proses pengelolaan limbah dan pemanfaatan produk pengelolaan limbah dapat dipergunakan sebagai bahan untuk terapi aktifitas kelompok pasien jiwa rawat inap. produk yang dihasilkan dari
pemanfaatan produk pengelolaan limbah berupa pupuk untuk tanaman sayur. produk tanaman sayur dan ternak dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur di rumah sakit dan karyawan. Sayuran segar yang dipanen langsung dari kebun mampu menjaga kualitas gizi makanan pasien, sehingga asupan nutrisi yang diterima lebih terjamin. Kegiatan ini juga membantu mengurangi biaya operasional dapur serta biaya pengelolaan limbah. pemenuhan kebutuhan gizi bagi karyawan membantu dalam pemenuhan sayuran dengan mendapatkan sayur segar dengan harga yang relatif lebih murah dibanding dipasaran menunjang kesejahteraan karyawan. Peningkatan kemandirian pengelolaan sampah penunjang pelayanan jiwa dan logistik gizi (Pesan satu jiwa logiz).Inovasi ini menciptakan lingkaran kegiatan yang berkesinambungan dan keterkaitan dari berbagai unit kerja dengan kegiatan pengelolaan sampah yang dihasilkan dari gizi dan taman dimana pada proses pengelolaan sampah dimanfaatkan sebagai sarana aktifitas kelompok pasien rawat inap jiwa dan kegiatan menanam sayuran dan pemeliharaan binatang ternak, hasil dari kegiatan tersebut digunakan untuk pemenuhan logistik gizi dapur maupun gizi karyawan RS. Pada akhirnya, upaya ini dapat meningkatkan citra rumah sakit sebagai institusi yang ramah lingkungan dan peduli terhadap kesehatan pasien secara holistik.
